Suku Lampung berasal dari Sekala Brak yaitu sebuah Kerajaan yang terletak di dataran Belalau, sebelah selatan Danau Ranau yang sekarang ini berada di Kabupaten Lampung Barat.
Dari dataran Sekala Brak inilah bangsa Lampung menyebar ke setiap penjuru dengan mengikuti aliran Way atau sungai-sungai yaitu Way Komring, Way Kanan, Way Semangka, Way Seputih, Way Sekampung dan Way Tulang Bawang beserta anak sungainya, sehingga meliputi dataran Lampung dan Palembang serta Pantai Banten.
Sekala Brak memiliki makna yang sangat dalam dan sangat penting bagi bangsa Lampung.
yang melambangkan peradaban, kebudayaan dan eksistensi Lampung itu sendiri.
Bukti tentang kemasyuran kerajaan Sekala Brak didapat dari cerita turun temurun yang di sebut warahan, warisan kebudayaan, adat istiadat, keahlian, serta benda dan situs seperti tambo dan dalung seperti yang terdapat di Kenali, Batu Brak dan Sukau.
Kata LAMPUNG sendiri berawal dari kata Anjak Lambung yang beramakna berasal dari ketinggian ini karena para puyang Bangsa Lampung pertama kali bermukim menempati dataran tinggi, Sekala Brak di lereng Gunung Pesagi.
Dari dataran Sekala Brak inilah bangsa Lampung menyebar ke setiap penjuru dengan mengikuti aliran Way atau sungai-sungai yaitu Way Komring, Way Kanan, Way Semangka, Way Seputih, Way Sekampung dan Way Tulang Bawang beserta anak sungainya, sehingga meliputi dataran Lampung dan Palembang serta Pantai Banten.
Sekala Brak memiliki makna yang sangat dalam dan sangat penting bagi bangsa Lampung.
yang melambangkan peradaban, kebudayaan dan eksistensi Lampung itu sendiri.
Bukti tentang kemasyuran kerajaan Sekala Brak didapat dari cerita turun temurun yang di sebut warahan, warisan kebudayaan, adat istiadat, keahlian, serta benda dan situs seperti tambo dan dalung seperti yang terdapat di Kenali, Batu Brak dan Sukau.
Kata LAMPUNG sendiri berawal dari kata Anjak Lambung yang beramakna berasal dari ketinggian ini karena para puyang Bangsa Lampung pertama kali bermukim menempati dataran tinggi, Sekala Brak di lereng Gunung Pesagi.
Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan Karesidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatera Selatan.
Kendatipun Provinsi Lampung sebelum tanggal 18 maret 1964 tersebut secara administratif masih merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, namun daerah ini jauh sebelum Indonesia merdeka memang telah menunjukkan potensi yang sangat besar serta corak warna kebudayaan tersendiri yang dapat menambah khasanah adat budaya di Nusantara yang tercinta ini. Oleh karena itu pada zaman VOC daerah Lampung tidak terlepas dari incaran penjajahan Belanda.
Dari perundingan-perundingan antara VOC dengan Sultan Haji menghasilkan sebuah piagam dari Sultan Haji tertanggal 27 Agustus 1682 yang isinya antara lain menyebutkan bahwa sejak saat itu pengawasan perdagangan rempah-rempah atas daerah Lampung diserahkan oleh Sultan Banten kepada VOC yang sekaligus memperoleh monopoli perdagangan di daerah Lampung.
Kendatipun Provinsi Lampung sebelum tanggal 18 maret 1964 tersebut secara administratif masih merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, namun daerah ini jauh sebelum Indonesia merdeka memang telah menunjukkan potensi yang sangat besar serta corak warna kebudayaan tersendiri yang dapat menambah khasanah adat budaya di Nusantara yang tercinta ini. Oleh karena itu pada zaman VOC daerah Lampung tidak terlepas dari incaran penjajahan Belanda.
Dari perundingan-perundingan antara VOC dengan Sultan Haji menghasilkan sebuah piagam dari Sultan Haji tertanggal 27 Agustus 1682 yang isinya antara lain menyebutkan bahwa sejak saat itu pengawasan perdagangan rempah-rempah atas daerah Lampung diserahkan oleh Sultan Banten kepada VOC yang sekaligus memperoleh monopoli perdagangan di daerah Lampung.
Letak Geografis
Lampung
adalah sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatera, Indonesia,
dengan ibukota Bandar Lampung. sebelah utara berbatasan dengan
Bengkulu dan Sumatera Selatan
luas13.659 mi²
penduduk 7,972 juta (2014)
ibukota : bandar lampung
Makanan Khas
Seruit
Tempoyak
Geguduh
Gulai Taboh
Umbu
Engkak
Gabing
Kue Lapis Legit
Bakso Soni Haji Sony
Pindang
Makanan Khas
Seruit
Tempoyak
Geguduh
Gulai Taboh
Umbu
Engkak
Gabing
Kue Lapis Legit
Bakso Soni Haji Sony
Pindang
